Ijtimak Rekomendasi Salim Segaf Jadi Cawapres Prabowo, Ini Kata Demokrat 

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

30 Juli 2018 19:38 WIB
Elektoral | Rilis ID
Rilis ID

RILISID, Jakarta — Partai Demokrat dan Gerindra sepakat berkoalisi pada Pilpres 2019. Ketua umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan partainya akan mengusung Prabowo Subianto sebagai Capres.

Namun soal cawapres, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan rekomendasi Ijtima Ulama yang mengusulkan nama Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri akan dibahas dengan seluruh partai koalisi. Rekomendasi tersebut juga akan diserahkan sepenuhnya kepada Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto. 

"Kita serahkan ke Pak Prabowo. Mudah-mudahan pada saat anggota partai koalisi rapat, kalau Pak Prabowo merasa perlu dibicarakan dengan partai koalisi, mungkin dibicarakan," ujar Syarief di Jakarta, Senin (30/7/2018).

Menyinggung soal pernyataan Prabowo Subianto yang akan mundur sebagai calon presiden jika ada yang lebih baik, Syarief mengaku hanya mengetahui bahwa pertemuan awal dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada (24/7/2018) lalu, Capres yang diajukan adalah Prabowo Subianto.

Untuk itu, Partai Demokrat belum membahas lebih jauh kemungkinan skenario pengganti Prabowo Subianto sebagai Capres.

"Kami belum bahas sampai kesana. Tanggal 24 kan Gerindra kesana dengan bawa calon presidennya. Hari ini juga kita menemui Gerindra, diundang Pak Prabowo sebagai Capres," jelas Syarief.

Diketahui, Ketua umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan partainya akan mengusung Prabowo Subianto sebagai Capres 2019.

Hal ini diutarakan oleh SBY setelah pertemuan selama sekitar dua jam dengan Prabowo Subianto di Kediaman Prabowo di Jalan Kartanegara, Jakarta Selatan, Senin (30/7/2018).

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sukma Alam
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya