ICW: Biaya Pilkada Besar terkait dengan Perilaku Korupsi
Sukma Alam
Jakarta
"Diberi Rp100 ribu atau Rp200 ribu mau, sudah tidak peduli lagi dengan program," katanya.
Karena itu, sangat wajar jika pilkada yang harus mengeluarkan biaya besar memiliki kerawanan terhadap korupsi.
Untuk itu, pihaknya mengharapkan masyarakat untuk menjadi pemilih cerdas dan memilih calon yang memiliki portofolio antikorupsi.
"Kalau calonnya pernah pemerintahan, seberapa antikorupsi dia ketika menjabat. Kalau dia swasta, seberapa antikorupsi dia dalam berwiraswasta," kata Donal.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
