Hasil Debat, Tim Jokowi-Ma’ruf Anggap Jagoannya Lebih Mumpuni
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin Provinsi Lampung, Dedi Afrizal, berharap pascadebat perdana capres dapat meningkatkan semangat kerja tim pemenangan di provinsi ini.
Dia menilai sebagai petahana, tentunya visi-misi Jokowi-Ma’ruf sudah strategis. Sehingga tidak kesulitan menjawab setiap pertanyaan semalam.
"Di Lampung juga, sejauh ini suara untuk Jokowi-Ma’ruf tak jauh berbeda. Sekitar 54-55 persen, meskipun harapannya 70 persen," ucapnya, Jumat (18/1/2019).
Soal tema debat semalam, Dedi yang juga Ketua DPRD Lampung itu menyebutkan selama ini penanganan tindak pidana korupsi dan HAM sudah dijalankan sesuai sistem. Tidak hanya penindakan namun dengan pencegahan.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPW NasDem Lampung, Taufik Basari, menilai kedua kandidat punya sikap sama terhadap penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.
”Namun publik bisa menilai mana sikap yang konsisten dan didasarkan pada fakta, mana yang hanya retorika tanpa data,” sentilnya.
Menurut dia, sikap pasangan nomor urut 01 Jokowi-Maruf menangkis narasi ketidakadilan yang dibangun pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi sudah tepat.
”Jika menyebarkan isu bahwa terdapat persoalan hukum yang tidak benar, jangan hanya mengeluh di depan publik. Tapi laporkan saja agar dapat dibuktikan kebenarannya," ujarnya.
Soal komitmen terhadap perlindungan dan pemenuhan HAM, termasuk pelanggaran HAM masa lalu, pasangan 01 jelas memiliki program-program yang tertuang dalam visi-misi. Sementara, pasangan 02 belum jelas komitmennya.
Tobas –sapaan akrabnya, karenanya menyebutkan pascadebat pihaknya berharap masyarakat dapat menilai visi, misi, dan program para kandidat serta dapat mengkritisinya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
