Gubernur NTT: Tidak Perlu Berlebihan Rayakan Kemenangan

Elvi R

Elvi R

Kupang

27 Juni 2018 17:00 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Kupang — Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya mengimbau massa pendukung untuk setiap pasangan gubernur dan wakil gubernur di NTT tidak euforia berlebihan merayakan kemenangan pasangan calonnya. 

"Jangan terlalu berlebihan merayakan kemenangan. Jika menang tenang saja di posko dan syukuri kemenangan itu," katanya kepada wartawan di Kupang, Rabu (17/6/2018).

Hal ini disampaikannya saat dirinya bersama sejumlah Forum Pimpinan Kepala Daerah (Forkompinda) untuk meninjau sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Kupang. 

Ia mengatakan setiap masa pendukung harus menunggu keputusan atau hasil hitung resmi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umim (KPU). Gubernur dua periode itu mengharapkan warga harus tetap menjaga suasana yang aman, tentram dan tertib, sehingga tak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. 

"Jika dalam proses perhitungan suara ada paslon yang sudah lebih unggul dibandingkan paslon lain, hendaknya jangan memastikan dahulu kemenangannya karena harus sabar sampai perhitungan suara selesai," tambahnya.

Sementara itu Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman juga mengharapkan, masyarakat tidak pawai untuk merayakan kemenangan. Karena dikhawatirkan bisa menimbulkan kecelakaan di jalanan. 

"Kita tak ingin nanti ada yang mengalami kecelakaan karena euforia berlebihan, seperti pawai dan sebagainya," tutur Raja.

Terkait keamanan selama proses pencoblosan sampai perhitungan sementara, dia pun mengatakan sampai saat ini masih dalam suasana kondusif dan tak ada hal-hal yang mencurigakan yang dapat menimbulkan konflik.

"Kita berharap semuanya berjalan aman dan damai sampai seterusnya," pungkasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya