Gerakan #2019GantiPresiden Dinilai Bukan Lagi Sebuah Ancaman

Default Avatar

Anonymous

Kupang

1 September 2018 16:15 WIB
Elektoral | Rilis ID
Kaos bertuliskan 2019 ganti Presiden. FOTO: Istimewa.
Rilis ID
Kaos bertuliskan 2019 ganti Presiden. FOTO: Istimewa.

Di mana kekuatan politik aliran menghendaki hadirnya ulama sebagai simbol politik umat dalam Pilpres 2019, ternyata bertepuk sebelah tangan.

Kondisi ini disebabkan karena agenda politik Prabowo Subianti justru memilih Sandiago Uno sebagai pendampingnya dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.

Sementara Joko Widodo yang selama ini selalu diidentikan dengan kekuatan nasionalis sekuler, justru memilih Makruf Amin sebagai wakilnya.

"Maka pada saat yang sama, kekuatan Prabowo semakin melemah di mata ulama," katanya. 

Atas dasar inilah maka, kekuatan politik oposan tetap menjaga semangat gerakan ganti presiden yang digagas oleh kelompok politik aliran seolah-olah para ulama masih mendukung Prabowo.

Padahal lanjut dia, fakta menunjukkan bahwa, tidak ada ulama yang terlibat jauh dalam gerakan ganti presiden yang dimotori oleh Neno Warisman dan Ahmad Dhani, katanya menambahkan.

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya