Exit Poll LKPI Prediksi Milton-Boyman Menang di Pilgub Kalbar

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

27 Juni 2018 06:40 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Jakarta — Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) melakukan jajak pendapat usai para pemilih menggunakan hak pilihnya di 1.821 TPS dari total populasi 11.658 TPS yang berasal dari 141 kecamatan, 1.411 desa/ kelurahan se-kalimantan Barat.

Metode exit poll dalam Pilkada dilakukan untuk melihat gambaran perilaku pemilih, antara lain kecenderungan arah pilihan dan alasan mengapa responden memilih pasangan calon tertentu.

"Exit poll belum tentu mencerminkan hasil akhir dari quick count. Exit poll ini hanya pendapat, kalau quick count itu kan pilihan," kata Direktur Eksekutif LKPI, Arifin Nur Cahyono dalam keterangan pers, Rabu (27/6/2018).

Adapun metode exit poll memiliki tingkat margin of error -/+2,11 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen yang dibuka hingga pukul 9 pagi. Setiap Data dari TPS pengamatan yang masuk langsung dikirim via WhatsApp dan SMS ke WhatsApp dan SMS center LKPI.

Hasilnya, Milton Cosby-Boyman Harun memperoleh 41,4 persen dan Sutarmidji-Ria Norsan mengantongi 20,9 persen, dan Karolin Margaret -Suryadman Gidot 20,1 persen. Sementara yang merahasiakan pilihanya sebesar 17,6 persen.

Ia menjelaskan dari hasil wawancara, alasan pemilih memilih pasangan Milton Crosby-Boyman Harun karena pasangan ini akan membawa kedamaian dan keharmonisan masyarakat Kalimantan Barat serta mampu memajukan perekonomian. Sementara, alasan memilih Sutarmidji-Ria Norsan beralasan karena kesamaan latar belakang suku dan agama.

“Sedangkan Karolin Margaret -Suryadman Gidot yang juga beralasan karena kesamaan latar belakang suku dan agama yang dianut oleh pemilih dengan pasangan Karolin Margaret -Suryadman Gidot," pungkasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya