Eranya OTT, Bawaslu Diminta Tidak Hanya ‘Keliling-Keliling’
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Patroli dilakukan pada massa tenang Pilkada serentak 2018, diklaim sudah benar oleh Bawaslu Lampung. Padahal, saat ini sudah era Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Sehingga, ada masukan agar Bawaslu tidak keliling-keliling atau patroli saja. Diharapnya, ada hasil yang signifikan dari kegiatan itu.
Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah, menjelaskan bahwa terkait itu bahwa langkah-langkah pencegahan terukur harus dilakukan.
"Tapi masukan seperti ini akan menjadi pertimbangan buat Bawaslu, terima kasih masukannya, " kata Khoir, sapaan akrabnya, di Hotel Sheraton Bandarlampung, Jumat (31/8/2018) sore.
Hal itu muncul saat dialog dengan media dan stakeholder terkait, untuk kritik saran dan pendapat Bawaslu untuk Pemilu 2019.
Selain itu, Khoir meyakini Partai Politik dapat menjunjung tinggi pemilu bersih pada 2019 mendatang. Karena selama Pilkada 2018 kemarin, selain 3 Parpol pendukung Arinal Djunaidi-Chusnunia, mereka betul- betul menyerang Bawaslu terkait komitmen money politics.
Khoir menyebutkan, bahwa dengan kejadian itu maka dapat dipastikan akan menjaga, agar pemilu tidak terkontaminasi hal semacam itu.
"Saya optimistis, politik bersih di Pemilu 2019 kedepan, berkaca dari statemen parpol parpol itu pada Pilkada 2018 kemarin, " ucapnya.
Anggota Bawaslu Lampung Hermansyah, mengatakan bahwa ada kewajiban parpol melakukan pendidikan politik yang tidak melakukan money politics.
"Karena kita lihat di negara maju, adalah ekonomi yang mapan, nah makanya ini tugas kita semua, tidak menerima iming iming, dan itu tidak terbangun di negeri kita," ujarnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
