Elektabilitas Capai 6,2 Persen, Hary Tanoe: Partai Perindo Konsisten Peduli pada Rakyat Kecil

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

17 November 2022 12:02 WIB
Politika | Rilis ID
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. Foto: humas Partai Perindo
Rilis ID
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. Foto: humas Partai Perindo

Ia juga mengatakan, Indonesia betul-betul menjadi negara yang solid. Dengan persatuan dan kesatuan kokoh. Dengan demikian, harapan Indonesia menjadi negara besar dan maju.

"Dengan target 2045 sebagai ekonomi terbesar keempat di dunia dengan PDB USD 28.000 dapat terwujud lebih cepat," kata dia.

Oleh karena itu, lanjut Hary. Partai Perindo harus menjadi partai besar, dengan memiliki cukup kursi di legislatif dan cukup wakil di eksekutif. 

"Bermitra dengan pemerintah, dengan partai politik lain membangun Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, capaian positif hasil survei tersebut menunjukkan kepedulian, turun tangan dan aksi nyata Partai Perindo dalam berbagai program peningkatan produktivitas dan penciptaan lapangan kerja berdampak konkret.

Seperti diketahui, selain pemberian modal usaha, pendidikan dan pelatihan, Partai Perindo juga dikenal masyarakat melalui Program Gerobak Perindo, yang bertuliskan Peduli Ekonomi Rakyat pada sisi gerobak itu.

Dengan kesejahteraan yang makin solid, kesenjangan makin kecil, maka persatuan dan kesatuan di Indonesia, di NKRI akan makin kokoh. 

""Di situlah kemudian Indonesia dapat menjadi negara yang kuat dan besar sesuai dengan cita-cita kemerdekaan kita, untuk menjadikan Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur," tandasnya.

Diketahui, Survei PWS dilakukan pada 4-11 November 2022 di 34 provinsi di Indonesia. Adapun, daftar partai yang dipersepsikan publik paling memliki kepedulian terhadap rakyat kecil. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Sulaiman
Tag :

Elektabilitas Partai Perindo

Pemilu 2024

Hary Tanoesoedibjo

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya