Dilaporkan ke Polisi Oleh Sudarsono, Demokrat Lampung: Cabut Laporan atau Kami Lapor Balik
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Mantan kader Demokrat yang saat ini menjadi ketua DPC Gerindra Kota Metro Sudarsono melaporkan panitia Musyawarah Cabang (Muscab) DPD Demokrat Lampung ke Polresta Bandarlampung pada 22 September 2022 kemarin.
Laporan tersebut tertuang dalam surat bukti lapor nomor LP/B/2258/IX/2022/SPKT/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG.
Kuasa hukum Sudarsono, Fajar Arifin mengungkapkan, kliennya melaporkan karena adanya pihak panitia muscab diduga telah melakukan penipuan.
Dimana menurut Arifin kliennya saat mendaftar sebagai calon ketua DPC Demokrat Kota Metro sebesar Rp25,5 juta. Namun dalam proses pemilihan ketua, Sudarsono tak juga dilakukan verifikasi hingga akhir.
"Kami ingin tahu apa alasan tidak diverifikasi. Padahal sudah bayar dan melengkapi berkas. Bagaimana akan menang Muscab bila verifikasi juga tidak," ungkapnya.
Dimintai tanggapannya perihal laporan tersebut, Kepala Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Daerah (BPOKK-Da) Partai Demokrat Lampung Midi Iswanto mengaku terusik dengan adanya laporan tersebut.
Pasalnya, yang bersangkutan sudah bukan kader Demokrat lagi, dan tuduhan yang disampaikan Sudarsono tidak mendasar. Karena verifikasi itu bukan untuk calon ketua, tetapi kepada ketua pengurus anak cabang.
"Dia itu sudah mengikuti proses Muscab, dan memang dalam aturan partai tidak ada istilah verifikasi calon ketua," ujarnya.
Berkaitan dengan uang 25,5 juta rupiah tersebut merupakan uang pendaftaran, dan itu bisa dipertanggungjawabkan.
Midi juga berpesan Darsono fokus saja meniti karir politik di tempat yang baru Partai gerindra partai besar siapa tau nasibnya berjodoh disitu.
Demokrat Lampung
Sudarsono
Muscab
Gerindra Metro
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
