Dikritik Khofifah soal Kemiskinan, Ini Balasan Gus Ipul

Budi Prasetyo

Budi Prasetyo

3 Desember 2017 23:50 WIB
Elektoral | Rilis ID
FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetiyo
Rilis ID
FOTO: RILIS.ID/Budi Prasetiyo

RILISID, — RILIS.ID, Surabaya— Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menyatakan, dibutuhkan kebijakan cerdas dalam memerangi kemiskinan. Salah satunya, pemberdayaan ekonomi masyarakat, agar mandiri dan tak sekadar mengandalkan bantuan pemerintah.

"Kalau cuma bagi-bagi doang, semua orang juga bisa. Yang kita butuhkan adalah penyelesaian kemiskinan dan mereka nantinya bisa mandiri," katanya saat pidato di Rapat Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (Rapimwil PPP) Jatim di Surabaya, Minggu (3/12/2017).

Kabupaten Banyuwangi, menurut politisi yang disapa Gus Ipul itu, merupakan contoh daerah yang berhasil memerangi angka kemiskinan, tanpa mengandalkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). "Kebijakan ini yang nantinya harus ditiru," imbuhnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, Pemerintah Provinsi Jatim sebenarnya memiliki kebijakan mengentaskan kemiskinan. Yakni, Program Jalin Kesra dan Jalin Matra.

"Yang kita butuhkan penyelesaian kemiskinan dan mereka bisa membantu secara mandiri. Saya dulu dengan Pakde punya Jalin Kesra dan Jalin Matra," ungkapnya. Dirinya memimpin Jatim bersama Gubernur Soekarwo, dipanggil Pakde Karwo.

Pemprov Jatim, tambahnya, pun berhasil menurunkan angka pengangguran. "Kalau pengangguran masalah serius, dan kita berhasil menurunkannya dan di bawah rata-rata," tegas bakal calon Gubernur Jatim itu.

Menurut dia, pengentasan kemiskinan adalah tanggung jawab semua elemen, baik pemerintah dan masyarakat. "Jangan seolah-olah menggembar-gemborkan kemiskinan menjadi sesuatu yang gawat," pungkasnya.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sebelumnya menyoroti besarnya angka kemiskinan dan ketimpangan di Jatim. Pertumbuhan ekonomi, menurutnya, tak berbanding lurus dengan penurunan angka kemiskinan dan kesenjangan ekonomi.

"Hari ini kontribusi PDRB Jatim 15 persen seluruh Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Jatim di atas rata-rata, tetapi kemiskinan Jatim di atas rata-rata nasional," ungkap bacagub Jatim itu di forum yang sama.

Baca: Di Hadapan Kader PPP, Khofifah Soroti Tingginya Kemiskinan di Jatim

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya