Demokrat Persilahkan PAN dan PKS Ajukan Nama Cawapres Prabowo

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

3 Agustus 2018 20:30 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ketua Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri). FOTO: RILIS.ID/Zul Sikumbang
Rilis ID
Ketua Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri). FOTO: RILIS.ID/Zul Sikumbang

RILISID, Jakarta — Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat EE Mangindaan mengaku, partainya tidak menyodorkan nama kadernya untuk menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Karenanya, ia mempersilakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) mengajukan nama cawapres kepada Ketua Umum Partai Gerindra.

"Kan kita enggak menyodorkan. Yang lain menyodorkan silakan enggak ada masalah, itu demokrasi," ujar Mangindaan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (3/8/2018).

Menurutnya, cawapres merupakan hak prerogatif Prabowo sebagai calon presiden (capres). Sehingga, Demokrat menyerahkan sepenuhnya urusan cawapres sepenuhnya kepada mantan Danjen Kopassus itu.

Demokrat, kata Mangindaan, juga tidak akan memaksa agar putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi cawapres pendamping Prabowo. "Kita tidak pernah menyalonkan, itu terserah calon presiden, itu saja, titik," jelas Wakil Ketua MPR itu.

Mangindaan menuturkan, sejauh ini visi misi Partai Demokrat sudah sejalan dengan Partai Gerindra. Hal ini lah yang cukup untuk menjadi dasar koalisi.

"Yang jelas kita menunggu saja Pak Prabowo menentukan cawapres," tukas mantan Menteri Perhubungan era Presiden SBY ini.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Elvi R
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya