Demokrat Jatim Dukung Jokowi, SBY Unjuk Kekuatan ke Cak Imin
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Dukungan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Timur dinilai bagian dari strategi ketua umumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam mendekati koalisi Presiden Joko Widodo.
SBY, disebut sedang menunjukkan kepada Jokowi bahwa bukan hanya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saja yang memiliki basis massa di povinsi tersebut.
"Unjuk dukungan di Jawa Timur saya kira juga punya efek domino ke Muhaimin Iskandar. Demokrat sepertinya ingin menunjukkan pada Jokowi dan Cak Imin, bahwa pengaruh SBY di Jawa Timur sangat kuat," kata peneliti dari Forum Studi Media dan Komunikasi Politik Indonesia (Formasi), Muhammad Taufik Rahman kepada rilis.id, Selasa (24/7/2018).
Presiden RI ke-6 itu, lanjut Taufik, sedang menunjukkan kepada Jokowi dan Cak Imin bahwa dirinya juga memiliki andil besar dalam memenangkan Gubernur-Wakil Gubernur terpilih Jatim, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto.
Dengan begitu, imbuhnya, keinginan SBY agar kader Demokrat, salah satunya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bisa dipertimbangkan untuk menjadi cawapres Jokowi.
"Selama ini Cak Imin konsisten "jualan suara" Nahdliyin (basis massa NU), khususnya di Jawa Timur. Manuver SBY di Jawa Timur bisa kita lihat sebagai upayanya menaikkan bargaining position di mata Jokowi," ujarnya.
Taufik menilai, gaya politik Demokrat sejak 2014 memang sulit ditebak lantaran manuvernya kadang kala menguntungkan oposisi, namun agresif ke petahana. Namun, Demokrat memiliki harapan besar untuk menumpang di koalisi Jokowi setelah Ruhut Sitompul hingga Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi memilih untuk mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
"Demokrat punya harapan besar dapat menumpang koalisi Jokowi. Penting diingat juga, Demokrat sudah dua kali menawarkan cawapres ke Jokowi. Setelah peluang AHY berat, Demokrat juga dikabarkan menawarkan CT (Chairul Tanjung)," ungkapnya.
Sebelumnya, DPD Partai Demokrat Jawa Timur memilih Joko Widodo sebagai calon Presiden RI pada Pemilihan Presiden 2019 melalui pemungutan suara di sela Rakorda.
Proses pemungutan suara terbuka diikuti seluruh anggota Fraksi Demokrat di DPRD, baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi, 38 Ketua DPC, dan 5 perwakilan DPD.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
