Cuti Pilkada, Wali Kota Kediri Minta ASN Tetap Layani Masyarakat

Sukma Alam

Sukma Alam

Kediri

7 Februari 2018 12:47 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Kediri — Wali Kota Kediri, Abdullah Abu bakar, meminta, seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk tetap mengutamakan pelayanan ke publik, menyusul dirinya yang cuti dengan Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

"Sebentar lagi mulai tanggal 15 Februari sampai dengan 23 Juni 2018, saya dan Ning Lik akan cuti Pilkada. Walaupun saya cuti dan tidak bisa mengawasi langsung program-program Pemkot Kediri, saya berharap agar program-program tetap berjalan dengan baik," katanya di Kediri, Rabu (7/2/2018).

Ia mengungkapkan, Pemkot Kediri telah banyak menerima penghargaan diraih. Bukan hanya tingkat provinsi, namun juga di tingkat nasional. Hingga kini, ada sembilan penghargaan di tingkat nasional yang sudah berhasil diraih oleh Kota Kediri sepanjang 2017.

Lebih lanjut, ia mengatakan diraihnya penghargaan itu juga membuat masyarakat Kota Kediri memberikan kepercayaan kepada kinerja Pemkot Kediri. 

"Pelayanan kepada masyarakat harus cepat, tidak ribet dan berbasis dalam jaringan. Seperti di DPM kalau mengurus perizinan, masyarakat tinggal berhadapan dengan sistem dan kalau sudah jadi izinnya diantar pos kerumah pemohon," ujarnya.

Sementara itu, saat ini KPU Kota Kediri juga masih mengadakan pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilh dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Kediri 2018. Dalam kegiatan itu, KPU melibatkan 484 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP).

Jumlah DP4 untuk Kota Kediri adalah 215.120 pemilih dari tiga kecamatan wilayah kota. Daftar itu diberikan oleh pusat dan data tersebut saat ini masih diverifikasi dalam kegiatan coklit.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya