Cegah Korupsi, Sandiaga Usul Pencatatan Aset Negara di Kalangan ASN

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

17 Januari 2019 22:33 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILISID, Jakarta — Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno mengusulkan harus ada pencatatan aset negara untuk memberantas praktek korupsi di kalangan birokrasi.

"Pencatatan aset negara sangat penting agar para Aparatur Sipil Negara (ASN), saya pengalaman DKI, kita bisa dapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP)," ujar Sandi dalam Debat Pilpres 2019 Pertama di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Sandi memaparkan, untuk pencatatan aset negara bisa menggunakan teknologi informasi (TI/IT). Ia mencontohkan saat memimpin DKI Jakarta, penggunaan teknologi dapat menekan aset negara yang dikorupsi.

"Jika menggunakan teknologi informasi, kalau sudah tahu aset, kita sulit dikorupsi," tukasnya.

Sementara, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto akan menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai upaya pencegahan korupsi di kalangan birokrat. Mengingat, belakangan ini banyak birokrat yang tergiur 'duit panas' masuk ke kantong pribadi.

"Berkali-kali saya utarakan di ruang publik akar masalah adalah penghasilan para birokrat kurang, tidak realistis. Kalau saya memimpin negara ini saya akan memperbaiki kualitas hidup birokrat dengan realistis. uangnya dari mana, saya akan tingkatkan tax ratio," kata Prabowo.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Elvi R
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya