Buat Gaduh! Golkar Lampung Minta Caleg Jangan Buat Asumsi Sendiri Soal Hasil Suara
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— DPD I Golkar Lampung kembali mengimbau kepada seluruh caleg untuk tidak membuat kegaduhan dan menciptakan asumsi sendiri soal perolehan suara.
Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris DPD I Partai Golkar Lampung Ismet Roni melalui keterangan tertulis, Senin (26/2/2024).
Ismet meminta seluruh caleg untuk koordinasi dengan saksi yang ada di kabupaten/kota masing-masing.
"Jangan membuat asumsi sendiri soal perolehan suara," ujarnya.
Selain itu, Ismet juga menegaskan untuk tidak terlalu percaya dengan hasil yang terinput dalam Sistem informasi Rekapitulasi Pemilu (SIREKAP) atau apapun yang beredar terkait perolehan suara.
"Karena sudah ada pihak yang berwenang untuk mengurus hal tersebut yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU)," ungkapnya.
Pasalnya, lanjut Ismet. Proses rekapitulasi sedang berjalan di tingkat kecamatan, setelah itu tingkat kabupaten/kota, dan terkahir di tingkat Provinsi.
"Jadi sabar dulu, tunggu hasil pleno KPU. Tugas Caleg itu monitoring dan berkoordinasi dengan saksi di daerah," tandasnya.
Diketahui, berdasarkan UU 7 tahun 2017, rekapitulasi suara dilakukan secara berjenjang mulai dari TPS, kecamatan, KPU kabupaten kota hingga provinsi, dan nasional.
Selain itu, Sirekap bukan menjadi acuan untuk menetapkan perolehan suara. Hal ini berdasarkan surat keputusan KPU nomor 66 tahun 2024, bahwa Sirekap hanya sebagai alat bantu penghitungan suara untuk kepentingan informasi publik. (*)
Caleg Golkar
Golkar Lampung
Bikin Gaduh
Perolehan Suara
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
