Bagi-Bagi Sembako, Fadli Zon: Jokowi Lakukan Kampanye Terselubung

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

23 April 2018 16:05 WIB
Elektoral | Rilis ID
Fadli Zon. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Fadli Zon. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — LPSE Kementerian Keuangan merilis informasi lelang terkait pengadaan tas sembako bantuan presiden dengan nilai pagu Rp3 miliar, dengan nilai harga perkiraan sendiri (HPS) paket Rp600 juta yang bersumber dari APBN. 

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, menduga Jokowi menggunakan uang negara untuk kampanye Pilpres 2019 berkedok bagi-bagi sembako.

"Sama saja melakukan kampanye terselubung menggunakan uang negara. Jadi enggak boleh lah itu, dan harus dihentikan," ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/4/2018).

Karenanya, Fadli meminta agar rencana dibawah Kementrian Sekretaris Negara itu segera dievaluasi. Sebab, saat ini Jokowi juga tengah fokus sebagai Capres untuk Pemilu 2019. 

"Ini Presiden rasa Capres ya. Jadi jangan sampai Presiden tapi bertindak sebagai Capres. Masa Presiden membagi-bagi sembako, masa presiden membagi-bagi langsung ke rakyat," tegas Fadli.

Tak hanya itu, Fadli lantas menambahkannya dengan program sertifikasi tanah yang dilakukan Jokowi. Menurut dia, itu juga tak sesuai prosedur.

"Bahkan patut diduga pembagian sertifikat yang secara hampir di setiap tempat itu, menurut saya juga bukan cara yang sesuai dengan protap yang pada umumnya," pungkasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya