Anang Ajak Masyarakat Pilih Pemimpin Peduli Pendidikan di Pilkada

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

27 Juni 2018 12:51 WIB
Elektoral | Rilis ID
Anggota Komisi X DPR, Anang Hermansyah. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.
Rilis ID
Anggota Komisi X DPR, Anang Hermansyah. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILISID, Jakarta — Anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermansyah, mengajak kepada masyarakat untuk memilih pemimpin di Pilkada Serentak 2018 yang peduli dengan dunia pendidikan. 

Yakni, kata Anang, kepala daerah yang bisa memastikan pendidikan mulai jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah atas (SMA).

"Jadi, cari pemimpin yang memastikan tak ada pungutan dana pendidikan dari PAUD hingga SLTA. Ini sederhana, tapi akan memberi dampak bagi anak didik di daerah," kata Anang melalui siaran persnya, Rabu (27/6/2018).

Selama ini, ujar Anang, pendidikan belum ditempatkan sebagai isu penting dalam setiap perdebatan visi misi kandidat pilkada di 171 daerah itu.

Padahal, pendidikan merupakan investasi yang memiliki nilai tinggi bagi pengembangan daerah.

"Saya melihat isu pendidikan belum menjadi perdebatan penting para kandidat kepala daerah, padahal dari pendidikan masa depan daerah akan dipertaruhkan," ujarnya.

Musisi asal Kabupaten Jember, Jawa Timur itu berharap, Pilkada Serentak 2018 ini menghasilkan pemimpin daerah yang berkomitmen kuat terhadap dunia pendidikan di daerah.

Apalagi, lanjut dia, kunci pembangun di daerah terletak pada kualitas pendidikannya.

Dia juga menyoroti terjadinya ketimpangan kondisi kualitas pendidikan di daerah dan di kota besar baik persoalan infrastruktur, kualitas tenaga pendidik serta ketersediaan tenaga pendidik.

"Tugas pemimpin daerah harus memastikan kegiatan belajar mengajar di daerah harus kondusif dan menghasilkan kualitas yang bagus," pungkasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya