AHY Jadi Boneka SBY?

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

1 Agustus 2018 14:35 WIB
Elektoral | Rilis ID
Pertemuan Ketum Demokrat SBY dan Ketum Gerindra Prabowo didampingi AHY. FOTO: Istimewa.
Rilis ID
Pertemuan Ketum Demokrat SBY dan Ketum Gerindra Prabowo didampingi AHY. FOTO: Istimewa.

RILISID, Jakarta — Nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sudah muncul sejak kompetisi Pilgub DKI Jakarta 2017 silam. Putra sulung dari Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono ini mundur dari satuan TNI demi menapakkan kariernya di politik.

Meski kalah di putaran pertama pilkada waktu itu, semangat AHY tak juga pudar. Bahkan, mulai bersafari di sejumlah daerah, yang katanya memang disiapkan sebagai bakal cawapres dari partai besutan ayahnya, Demokrat di 2019 nanti.

SBY lah yang memang sempat dikabarkan punya ambisi tersebut. Pun keputusan AHY untuk pindah haluan dari tentara menjadi politisi. Benarkah demikian?

"Info yang beredar itu hoaks," kata politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean, seperti dilansir Merdeka.com, kemarin.

Ia membantah kalau SBY lah yang mematikan karier anaknya di militer, dan menjerumuskannya ke dunia politik untuk menjadi "bintang" di Pilpres 2019. Menurutnya, tak pernah sekalipun SBY mengarahkan AHY sebagai cawapres nantinya.

"Saya, salah satu orang yang sering berdiskusi dengan Pak SBY terkait arah politik dan kebijakan politik Demokrat," aku Ferdinand menegaskan.

Bahkan, kalau kata dia, SBY pernah menyinggung para kader Demokrat untuk tidak memaksa AHY menduduki jabatan strategis tersebut, termasuk mendorongnya berpasangan dengan pasangan calon tertentu tanpa persetujuan AHY sendiri.

"Dia bersedia tidak? AHY kan bukan boneka meski dia anak saya," kata Ferdinand menirukan apa yang kerap kali diujarkan SBY di setiap kesempatan berdiskusi.

SBY, versi Kadiv Advokasi dan Hukum Demokrat ini adalah orang yang menjunjung tinggi nilai demokrasi. Karena memang, tuturnya, di setiap pertemuan antara SBY dan para kader, selalu saja ada yang mendorong-dorong AHY jadi cawapres.

Biar AHY sendiri lah yang memutuskan ke mana langkahnya ke depan, dan mau menjadi apa dalam geliat politik nasional. Begitu keinginan SBY yang dikabarkan Ferdinand.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya