Puluhan Titik Banjir di Bandar Lampung, DPRD Minta Pemkot Serius Benahi Drainase

Yudha Priyanda

Yudha Priyanda

Bandar Lampung

7 Maret 2026 11:56 WIB
Politika | Rilis ID
Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Kostiana. Foto: Yudha Priyanda/Rilis.id
Rilis ID
Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Kostiana. Foto: Yudha Priyanda/Rilis.id

RILISID, Bandar Lampung — Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung dalam waktu singkat kembali memicu banjir di sejumlah wilayah. 

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung, sedikitnya terdapat 38 titik banjir yang tersebar di beberapa kawasan di ibu kota provinsi tersebut.

Peristiwa ini juga menimbulkan korban jiwa.

Dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya masih dinyatakan hilang setelah terbawa arus banjir.

Menanggapi kejadian tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung Kostiana, menyampaikan belasungkawa atas korban yang terdampak bencana tersebut.

“Saya turut berduka cita atas korban jiwa dalam musibah banjir ini. Tentu ini sangat kita sesalkan dan harus menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa tidak terus berulang,” kata Kostiana, Sabtu (7/3/2026).

Anggota DPRD Lampung dari daerah pemilihan Bandar Lampung itu mengatakan curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat menjadi salah satu faktor penyebab banjir di berbagai wilayah kota.

“Memang hujannya sebentar, tetapi sangat deras. Berdasarkan laporan BPBD Lampung, banjir terjadi di 38 titik,” ujarnya.

Ia pun meminta Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk lebih serius melakukan penanganan banjir, terutama melalui pembenahan infrastruktur drainase yang dinilai masih belum memadai.

“Kami mengimbau Pemkot Bandar Lampung untuk melakukan perbaikan infrastruktur, terutama pada sistem drainase,” tegasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Bandar Lampung

Banjir

DRPRD Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya