Nasi Punjungan Bawa Petaka, Puluhan Warga di Lampura Diduga Keracunan Massal

M. Riski Andresa

M. Riski Andresa

Lampung Utara

22 Mei 2025 20:04 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Bupati Hamartoni saat melihat warga yang dirawat keracunan, foto : Riski Andresa
Rilis ID
Bupati Hamartoni saat melihat warga yang dirawat keracunan, foto : Riski Andresa

RILISID, Lampung Utara — Puluhan warga di Kebon Lima, Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), diduga mengalami keracunan usai menyantap makanan dari nasi punjungan.

Sebelumnya warga menerima nasi punjungan untuk acara khitanan dengan menu nasi putih, ayam kecap, serta mie pada hari Senin (19/5/2025).

Tukini warga yang dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kotabumi mengaku, saat itu ia langsung memakan nasi punjungan dan tak berselang lama merasakan badan lemas, perut melilit, dan mencret.

Selain dirinya, ada ratusan  tetangganya yang juga menerima nasi punjungan mengalami nasib serupa dan dibawa ke RS.

"Karena lapar, saya langsung makan dan tak lama kemudian kepala terasa pusing disertai buang air terus menerus," ujar Wartini, Kamis (22/5/2025).

Hal sama juga dirasakan Wati setelah menyantap ayam sayur dan langsung merasakan perut melilit, lemes, serta kepala pusing sama seperti anaknya.

"Anak saya di rumah juga lagi panas dingin sehabis makan ayamnya, tetapi anak saya belum dibawa ke RS," ujar Wati.

Mengetahui banyak warganya diduga keracunan setelah makan nasi punjungan, Bupati Lampura Hamartoni Ahadis langsung mendatangi RS guna memastikan pelayanan berjalan dengan baik dan maksimal.

"Dari keterangan yang saya dapat, di RSUD Ryacudu ada 18 pasien, RS Handayani 28 pasien dan RS CMC 8, dan lainnya juga melakukan rawat jalan," kata Bupati.

Selanjutnya Hamartoni meminta Dinas Kesehatan untuk melakukan pengecekan sampel makanan dan menunggu selama tujuh hari untuk mengetahui apa penyebabnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Keracunan

punjungan

khitanan

Lampura

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya