Ribuhan Mahasiswa Unila Nyalakan Lilin untuk Almarhum Pratama Wijaya Kusuma

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

4 Juni 2025 00:45 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Aksi 1000 Lilin untuk mengenang Almarhum Pratama Wijaya Kusuma di Kampus Unila. Foto: ist
Rilis ID
Aksi 1000 Lilin untuk mengenang Almarhum Pratama Wijaya Kusuma di Kampus Unila. Foto: ist

RILISID, Bandar Lampung — Ribuan mahasiswa menggelar aksi 1000 lilin dan doa bersama menjelang 40 hari kepergian almarhum Pratama Wijaya Kusuma, mahasiswa FEB Universitas Lampung yang meninggal diduga akibat penganiayaan.

Aksi ini berlangsung di Bundaran Unila, Selasa (3/6/2025) malam. Tak hanya menyalakan lilin, aksi juga diisi dengan permainan biola, dan pembacaan puisi.

Koordinator aksi, Zidan mengatakan aksi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap Pratama yang diduga meninggal akibat kekerasan saat kegiatan Pendidikan dasar (diksar) organisasi Mahepel.

"Seharusnya Ormawa Mahepel menjadi wadah untuk mengembangkan diri, bukan penghilangan nyawa. Keadilan untuk Pratama," kata Zidan.

Sebelumnya, kegiatan diksar organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mahepel) FEB Universitas Lampung mendapatkan sorotan tajam.

Diksar yang digelar pada 10–14 November 2024 di kaki Gunung Betung, Desa Talang Mulya, Kabupaten Pesawaran, berujung tragis.

Pratama Wijaya Kesuma yang merupakan peserta meninggal dunia setelah sempat dirawat selama beberapa bulan akibat penggumpalan darah.

Sementara seorang peserta lainnya mengalami pecah gendang telinga dan luka-luka.

Ketua Umum Mahepel Unila, Alif Muhammad Irfan melalui Kuasa hukumnya, Candra Bangkit menegaskan Mahepel Unila membantah keras tuduhan keterlibatan kekerasan terorganisir dalam kegiatan diksar yang berlangsung pada Oktober hingga November 2024 lalu.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum Pratama Wijaya Kesuma. Namun perlu kami luruskan, kegiatan Diklat telah mengikuti SOP organisasi, dengan pengawasan dari pihak kampus, aparat desa, dan fasilitas medis,” kata Candra.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Pratama Wijaya Kusuma

kasus kekerasan

penganiayaan

ormawa

Unila

mahasiswa Unila

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya