Peringatan BMKG: Cuaca Ekstrem Masih Akan Terjadi di Bandar Lampung
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung mengingatkan masih adanya potensi cuaca ekstrem yang akan terjadi di wilayah Lampung, termasuk Kota Bandar Lampung.
Hujan deras disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di bulan Februari 2025 yang tercatat sebagai puncak musim hujan tahun ini.
BMKG menyebut penyebab terjadinya angin kencang karena adanya awan sibi atau awan cumulonimbus.
Prakirawan BMKG Raden Intan Lampung, Adi Saputra mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terkait fenomena cuaca ekstrim yang terjadi di Bandar Lampung.
"Hingga kini kami amati potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang dan petir masih akan terjadi di Bandar Lampung. Potensi terjadinya itu di sore hingga menjelang malam hari," katanya, Rabu (5/2/2025).
Adi menyampaikan, fenomena tersebut terjadi karena adanya pembentukan awal sibi atau awan cumulonimbus yang terpusat dibere wilayah di Bandar Lampung.
"Peristiwa kemarin itu karena adanya awan sibi. Bila cuaca dari pagi hingga siang hari tercapai suhu maksimum atau terjadi panas terik, maka potensi terjadinya awan sibi seperti yang terjadi kemarin bisa terulang," jelasnya.
"Untuk itu kita melakukan pemantauan dulu di hari ini, bila dari pagi ini hingga siang nanti terjadi panas atsu suhu maksimum maks potensi terjadinya angin kencang bisa kembali terulang khususnya di Bandar Lampung," lanjut Adi.
BMKG Lampung mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terkait potensi terjadinya cuaca ekstrim khususnya di wilayah Bandar Lampung.
"Kami menghimbau masyarakat selalu waspada, update informasi cuaca terkini melalui situs maupun media sosial BMKG ysng resmi," tutup dia.
cuaca ekstrem
peringatan BMKG
cuaca ekstrem Lampung
BMKG Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
