Makin Mencekam, Satu Excavator Milik PT PPA Dibakar OTK

Juan Santoso Situmeang

Juan Santoso Situmeang

Mesuji

3 Februari 2025 16:46 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Alat berat jenis excavator milik PT. Prima Alumga dibakar orang tak dikenal. Foto : Dok PT.
Rilis ID
Alat berat jenis excavator milik PT. Prima Alumga dibakar orang tak dikenal. Foto : Dok PT.

RILISID, Mesuji — Situasi di perkebunan sawit PT. Prima Alumga (PPA) di Kabupaten Mesuji semakin mencekam. Kali ini satu unit alat berat jenis excavator milik perusahaan tersebut dibakar orang tak dikenal. 

Hal itu diungkapkan Senior Eksekutif PT. Prima Alumga, Darmawansyah, Senin (03/02/2025). 

Setelah peristiwa pembakaran tersebut, pihaknya langsung melaporkan ke Polres Mesuji. 

Situasi tersebut, kata Darmawansyah semakin membuat para pekerja di perusahaan tersebut semakin ketakutan. 

Karena dari awal pelanggaran hukum di lingkungan perusahaan tersebut, mulai dari pengancaman dengan penodongan senjata api kepada karyawan, disusul pengrusakan dan pembakaran pos keamanan kantor serta penusukan asisten manager belum ada satupun tersangka yang ditangkap. 

"Padahal, pelaku penusukan itu, salah satu orang yang terekam CCTV ikut merusak kantor beberapa waktu lalu," ujar Darmawansyah. 

Sedangkan kronologi pembakaran excavator itu, ia menjelaskan terjadi pada Sabtu (01/02/2025). 

"Kejadiannya sekitar Pukul 03.00 dini hari di Blok l14," ungkapnya. 

Saat itu, ia menerima laporan dari pekerja jika ada satu unit excavator yang dibakar. Saat tiba di lokasi, api masih berkobar menghanguskan alat berat tersebut. 

Keberadaan excavator itu, jelas Darmawansyah adalah untuk melakukan perawatan rutin kebun. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Juan Santoso Situmeang
Tag :

Perkebunan sawit

PT Prima Alumga

Polres Mesuji

Pembakaran excavator

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya