Waspada! Hewan Buas Serang Petani di Lambar Saat Naik Motor

Anton Suryadi

Anton Suryadi

Lampung Barat

6 September 2025 10:03 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Petani Kopi, Amir di serang harimau saat naik motor (foto, ist)
Rilis ID
Petani Kopi, Amir di serang harimau saat naik motor (foto, ist)

RILISID, Lampung Barat — Seorang petani di Kabupaten Lampung Barat (Lambar), mengalami luka serius akibat diserang hewan buas yang diduga harimau saat pulang dari kebun..

Peristiwa mengerikan itu terjadi saat Amir warga Pemangku 9, Pekon Tiga Jaya, Kecamatan Sekincau, sedang mengendarai sepeda motor pada hari Jumat (5/9/2025) sore.

Petani kopi yang sehari-harinya beraktivitas di area dekat dengan kawasan hutan, secara tiba-tiba diterkam hewan buas dari arah belakang mengarah ke bagian leher.

Anak Amir yang menyaksikan kejadian itu, sontak berteriak minta tolong, sehingga hewan buas tersebut melarikan diri ke dalam hutan.

Setelah hewan buas lari, korban didapati mengalami luka cukup serius terutama pada bagian leher yang diduga terkena cakaran atau gigitan.

Warga yang mendengar teriakan, segera berdatangan ke lokasi untuk memberikan pertolongan dan membawanya ke Puskesmas Sekincau guna mendapatkan perawatan medis.

Camat Sekincau Reza Pahlevi, membenarkan kejadian yang menimpa salah satu warganya dan mengaku proses evakuasi sempat mengalami kendala, karena medan yang sulit dan jarak yang cukup jauh.

“Alhamdulillah nyawa korban bisa diselamatkan dan saat ini masih dalam perawatan medis,” kata Camat Sekincau.

Atas kejadian tersebut, Pemerintah Kecamatan langsung mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun, terutama yang berdekatan dengan kawasan hutan.

“Kami minta warga tidak beraktivitas sendirian di kebun. Lebih baik berkelompok untuk menghindari risiko serangan satwa liar,” imbuh Reza.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Harimau

manusia

konflik

lambar

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya