Terkait Kejadian di SPBU Candra Mukti, DPRD Tubaba Bakal Ambil Sikap
Joni Efriadi
Tulang bawang barat
RILISID, Tulang bawang barat — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulang Bawang Barat (Tubaba), mengecam dugaan praktik mafia penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar dan aksi petugas SPBU mengajak berantem yang terjadi di SPBU 24.345.116 Simpang PU Tiyuh Chandra Mukti, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.
Hal itu dikatakan Ketua Komisi I DPRD Tubaba Yantoni kepada Rilis.id Lampung, Senin (26/5/2025) melalui pesan WhatsApp.
Menurutnya, Selasa (27/5/2025) pihaknya akan rapat dengan pimpinan dan anggota lainnya terkait apa saja langkah yang harus disikapi untuk menjalankan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat.
Baca Juga:
Selain itu, Komisi I juga meminta aparat penegak hukum (APH) agar segera bertindak dan tidak membiarkan permasalahan tersebut berlarut-larut.
"Permasalahan di SPBU tersebut cukup serius, dan bukan hanya dilakukan pemantauan lagi tetapi harus ditindak," ujarnya.
Terkait laporan dari masyarakat, Yantoni mengaku telah berupaya memanggil pihak SPBU ke kantor DPRD, namun tidak ada yang hadir memenuhi panggilan
"Kita tahu aturan di Pertamina dan sudah jelas. Kemudian kalau kita melihat itu, tentunya sudah ada tindak pidana di situ," pungkas Yantoni. (*)
Solar subsidi
pengecoran
polres Tubaba
DPRD Tubaba
SPBU Simpang PU
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
