Potret GOR Saburai yang Kini Rata dengan Tanah
Tampan Fernando
Bandarlampung
Di dekat GOR, terdapat lapangan yang dahulu juga bernama Lapangan Saburai, tetapi berganti menjadi Lapangan Korem 043/Gatam.
Namun saat ini kondisinya sudah rata setelah Pemprov Lampung memulai land clearing di area tersebut. Dalam waktu dekat pembangunan fisik Masjid Raya Al-Bakrie Lampung akan dimulai.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemprov Lampung, Senen Mustakim Pembangunan Masjid Raya saat ini sudah tahap pembersihan lahan atau land clearing.
Selanjutnya pembangunan fisik gedung dan fasilitas lainnya akan dimulai setelah lahan selesai dibersihkan.
"Jadi sekarang kita sedang melakukan land clearing kemudian langsung ke pembangunan, karena semua dari pihak Al-Bakrie yang melaksanakan pembangunan," ujar Senen, Selasa (4/7/2023).
Nantinya masjid itu bisa menampung sekitar 12 ribu jamaah, dengan kapasitas parkir dan ruang terbuka hijau yang sangat luas.
Dengan besarnya ukuran masjid dan fasilitas umumnya, maka kebutuhan listriknya juga akan sangat besar, yaitu sekitar 132 kilo Volt Ampere (kVA).
Senen mengatakan pihaknya sudah membahas kebutuhan listrik di Masjid Raya Al-Bakrie bersama PT PLN.
“Tadi yang dibahas kita meminta dukungan dari PLN. Seandainya pembangunan masjid Al-Bakrie ini sudah selesai meminta dukungan PLN terkait kebutuhan listrik supaya terpenuhi," kata Senen.
Sebagai pengganti GOR Saburai yang dibongkar, Pemprov Lampung akan membangun Sport Center di dekat Kampus Itera. Tepatnya di lahan dekat exit tol Kota Baru di Kecamatan Jati Agung dan Kecamatan Tanjung Bintang.
GOR Saburai
Masjid Raya Al-Bakrie
Land Clearing
Sport Center
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
