Mimpi Buruk Pandemi: Dua Perusahaan di Bandarlampung Tutup, RS Urip Sumoharjo Berhentikan 14 Karyawan

Sulaiman

Sulaiman

Bandarlampung

6 September 2021 17:17 WIB
Peristiwa | Rilis ID
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Bandarlampung Wan Abdurahman. Foto: Sulaiman
Rilis ID
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Bandarlampung Wan Abdurahman. Foto: Sulaiman

RILISID, Bandarlampung — Selama pandemi Covid-19, sedikitnya ada dua perusahaan di Bandarlampung yang tutup. Hal ini berdampak pada pemberhentian 237 orang pekerja.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandarlampung Wan Abdurahman mengatakan, kedua perusahaan adalah PT Roland Putra Asia dan PT Aight Internasional.

Akibatnya, manajemen dua perusahaan tersebut memberhantikan 223 pekerja. 

"Untuk PT Rolan Putra Asia m tutup sejak Februari 2021, ada 125 orang pekerja yang diberhentikan," paparnya, Senin (6/9/2021). 

Sementara, PT Aight Internasional tutup sejak 2020 dan memberhentikan 98 orang pekerjanya. Pemiliknya telah pulang ke negara asalnya di Srilanka. 

Selain kedua perusahaan tersebut, ada 14 pegawai yang diberhentikan oleh Rumah Sakit Urip Sumoharjo (RSUS) pada 4 Agustus 2021. Mereka bekerja sebagai satpam, pegawai kebersihan, dan juga juru parkir.

Manajemen RSUS beralasan pembatasan pasien dan pengunjung berpengaruh dengan pendapatan rumah sakit.

"Mereka (pegawai yang diberhentikan) mendapatkan hak dan tidak ada permasalahan. Saya menyaksikan langsung saat itu," kata dia. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Pandemi

Covid

Perusahan Tutup

Pekerja Diberhentikan

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya