Gawat! Baru 15 Hari, Ada Korban Tewas Tenggelam lagi di Kabupaten Mesuji
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Baru lima belas hari, korban tewas tenggelam terjadi lagi di Kabupaten Mesuji. Kali ini, menimpa seorang kuli sedot pasir di Desa Gunungtiga, Kecamatan Rawajitu Utara (RJU), Kabupaten Mesuji.
Korban bernama Supratikno (42), warga Desa Panggungjaya, Kecamatan Rawajitu Utara ditemukan tewas setelah tenggelam dalam galian pasir di Desa Sidanggunungtiga, kecamatan yang sama, Kabupaten Mesuji, Minggu (12/02/2023).
Dari informasi salah satu rekan korban di tempat kejadian, Edi Purnomo, korban tewas saat hendak memperbaiki mesin sedot pasir yang mogok Pukul 14.00 WIB.
Kapolsek Rawajitu Utara, Iptu. Yuli Akrianto, menjelaskan bahwa korban tewas karena ingin membantu rekannya hendak memperbaiki mesin sedot pasir yang rusak.
Kronologinya, kata Yuli, saat sampai di tempat penggalian pasir, korban bersama rekannya Edi Purnomo hendak memperbaiki mesin sedot pasir yang mengalami kerusakan.
Korban mengantarkan deck bowl yang merupakan spare part atau alat yang akan diganti pada mesin sedot pasir tersebut.
Rekan korban, Edi, sudah berada di atas tongkang tempat mesin penyedot pasir tepat di tengah kolam galian pasir tersebut. Lalu korban berenang dari sisi kolam ke tengah tempat Edi menunggu.
“Korban berenang ke arah Edi dengan cara mengaitkan alat deck bowl di lengannya. Jaraknya sekitar 50 meter. Baru setengah jaraknya dari tongkang, korban tiba-tiba saja tenggelam,” ujar kapolsek.
Melihat hal itu, rekan korban, Edi Purnomo berusahan untuk menolong, dengan menceburkan diri ke kolam. Namun karena kondisi kolam yang cukup dalam dan peralatan penyelematan yang tidak ada, korban tidak langsung ditemukan,” ujarnya.
Akhirnya rekan korban meminta bantuan warga sekitar untuk mencari korban di dalam kolam galian pasir tersebut. Setelah kurang lebih satu jam, pencarian warga berhasil dan menemukan tubuh korban di lokasi kejadian Pukul 15.45 WIB.
tenggelam
galian
mesuji
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
