Disebut Terobos Istana, Guru TK di Bandarlampung Ini Didatangi Lima Polisi
Pandu Satria
Bandarlampung
"Sehari-hari saya hanya di Kota Bandarlampung dan tidak pernah ke Jakarta," katanya.
Gita pun menyatakan tidak mempunyai akun media sosial seperti Facebook dan Instagram.
"Saya jarang memegang handphone. Bahkan nomor WhatsApp saja tidak hafal," ungkapnya.
Disinggung apakah dirinya pernah terlibat pinjaman online (pinjol) sehingga indentitasnya memungkinkan disebar oknum pinjol, Gita langsung membantah.
"Saya tidak pernah melakukan pinjaman online. Makanya bingung kenapa KTP bisa tersebar," tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan pihaknya membantu Polda Metro Jaya untuk mengungkap identitas penerobos istana.
Karena itu, begitu mendapat informasi tentang Gita, Polda langsung melakukan cross check dengan langsung menemuinya.
"Jadi perlu kami jelaskan di sini pada saat dan waktu kejadian sama wanita tersebut berada di Kota Bandarampung," ujarnya.
Sebab itu, Pandra menegaskan informasi penerobos istana adalah warga Bandarlampung adalah hoaks.
"Menurut informasi, itu warga Jakarta. Tapi lebih detail lagi mungkin nanti disampaikan ke publik," sebutnya. (*)
Perempuan terobos istana
Gita yang identitasnya tersebar di WhatsApp
Guru TK di Bandarlampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
