Terapkan Delay Sistem, Tol Bakter Siapkan 3 Rest Area untuk Menampung Kendaraan
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Pengelola Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) akan menerapkan sistem penundaan (delaying system) kendaraan menuju Pelabuhan Bakauheni selama arus mudik Lebaran 2025.
Delaying system dilakukan dengan mengarahkan kendaraan ke beberapa rest area di jalan tol jika terjadi penumpukan di Pelabuhan Bakauheni.
Direktur PT BTB Toll, I Wayan Mandia mengatakan pihaknya telah menyiapkan 3 rest area untuk menampung kendaraan, yaitu di rest area KM 20, KM 49 dan KM 87.
Ketiga rest area itu berfungsi sebagai zona penyangga (buffer zone) saat volume kendaraan sangat tinggi.
“Kita sudah koordinasi dengan teman-teman ASDP, Dishub dan Kepolisian untuk mengatur delay system ini agar tidak terjadi penumpuk kendaraan di Pelabuhan Bakauheni,” kata I Wayan Mandia, Selasa (12/3/2025).
“Ada tiga rest area yang kita siapkan, tapi dari pengalaman di mudik Lebaran tahun lalu, yang optimal itu hanya di Km 20 dan 49. Untuk Km 87 tetap kita siapkan,” tambahnya.
I Wayan mengatakan, rest area yang jadi prioritas utama adalah KM 20 B yang bisa menampung hingga 250 kendaraan. Jika volume kendaraan masih tinggi akan dibantu rest area KM 49 dan KM 87.
Selain itu PT BTB Toll juga akan membuka semua gerbang tol di ruas Bakter untuk melancarkan arus lalu lintas selama mudik Lebaran.
“Semua gerbang tol kita fungsikan 100 persen. Tidak ada gerbang tol yang kita standby-kan. Semua difungsikan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan saat transaksi di gerbang tol,” jelas I Wayan.
“Dan di gerbang tol juga kita siapkan mobile rider untuk mempercepat transaksi. Ada 5 GT yang kita mobile rider, di Bakauheni Selatan, Lematang, Kota Baru, Natar dan Terbanggi Besar karena di lima GT itu yang akan banyak terjadi transaksi,” jelasnya.
Tol Bakter
mudik Lebaran
PT BTB Toll
I Wayan Mandia
Tol Bakauheni
Delay System
buffer zone
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
