Setelah Sebulan Lebih Kemarau, Akhirnya Mesuji Diguyur Hujan
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Pertama kali sejak awal Agustus lalu, sebagian wilayah Kabupaten Mesuji, tepatnya di Kecamatan Simpang Pematang diguyur hujan deras, Senin (09/09/2024).
Meski hanya berlangsung kurang lebih 10 menit, namun hujan yang turun deras itu mampu membuat permukaan tanah dan jalanan yang sebelumnya tertutup debu, kini menjadi bersih.
Demikian juga pepohonan di perkebunan warga, terutama singkong, karet dan sawit yang langsung terlihat menghijau.
Dengan turunnya hujan pertama kali dalam waktu satu bulan lebih itu, membuat harapan warga bahwa musim kemarau segera berakhir.
Selain itu, beberapa petani singkong yang sudah mempersiapkan lahan dengan dibajak rapi siap ditanami.
Seni, petani singkong di Desa Jaya Sakti, Kecamatan Simpang Pematang mengaku segera tanam bibit singkong yang memang sudah di persiapkan di lahan.
"Bibit sudah diikat-ikat di lahan, tinggal tanam. Ini nunggu tukang tanam saja. Besok kami mulai tanam," ujarnya.
Demikian juga petani singkong di Desa Simpang Mesuji, Andi, juga siap menanam singkong, karena lahan sudah dibajak dan dilijir (gulud) dua pekan lalu.
"Saya perkirakan akhir September ini, ternyata hari ini sudah hujan, alhamdulillah, bisa langsung tanam," ujarnya.
Selain para petani, turunnya hujan di wilayah Kecamatan Simpang Pematang sekitarnya itu juga sangat disyukuri warga terutama yang tidak memiliki sumur bor.
Hujan deras
kemarau
petani singkong
kabupaten Mesuji
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
