Sektor Pariwisata Lampung Terkendala 7 Tantangan untuk Bisa Maju, Apa Saja?
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Untuk itu, DJPb Lampung menyampaikan beberapa saran dan rekomendasi kepada pemerintah daerah dalam meningkatkan sektor pariwisata di wilayah Lampung.
1. Pengembangan promosi terpadu dan masif. Dapat ditingkatkan anggaran promosi pariwisata melalui kampanye digital dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal untuk meningkatkan kesadaran wisatawan.
2. Strategi pariwisata berkelanjutan. Yaitu, dengan mengimplementasikan kebijakan pengelolaan lingkungan di destinasi wisata dan jalin kerjasama dengan organisasi konservasi nasional dan internasional.
3. Pengembangan wisata berbasis komunitas. Pemerintah mendorong pengembangan destinasi wisata yang melibatkan masyarakat lokal, memfasilitasi kerjasama antara pemerintah, komunitas, dan investor. Optimalisasi Pokdarwis regional Lampung.
Kepala DJPb Lampung, M Dody Fachrudin mengatakan pengembangan pariwisata di Lampung menunjukkan dampak positif yang signifikan terhadap ekonomi regional.
Sektor pariwisata, termasuk hotel, restoran, transportasi, dan objek wisata budaya, berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Lampung.
Studi pada destinasi pantai tertentu, seperti Pantai Embe dan Pantai Mutun, mengungkapkan bahwa pengembangan pariwisata telah menyebabkan peningkatan kesempatan kerja, kegiatan kewirausahaan, dan pendapatan bagi masyarakat lokal.
Namun, beberapa dampak negatif telah diamati, termasuk perubahan dinamika sosial dan hilangnya kepercayaan antara masyarakat lokal dan otoritas.
Secara keseluruhan, pengembangan pariwisata di Lampung telah menunjukkan potensi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan masyarakat, tetapi perencanaan yang cermat diperlukan. (*)
wisata Lampung
DJPb Lampung
kunjungan wisatawan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
