Satgas GSS Bandar Lampung Mulai Susur Sungai, Sejumlah Rumah Dibongkar
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Satgas Pendataan Satgas Garis Sempadan Sungai (GSS) Kota Bandar Lampung mulai melakukan pendataan bangunan-bangunan yang menyalahi aturan di sekitar bantaran sungai.
Setelah melakukan penelusuran, Satgas yang dibentuk langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung menemukan sejumlah rumah yang berdiri diatas saluran air.
Ketua Satgas Pendataan GSS Antoni Irawan mengatakan, sejak dimulai penelusuran pada Senin (3/3/2025) lalu. Pihaknya bersama anggota telah menyusuri sedikitnya 9 kecamatan.
Yakni kecamatan Way Halim, Sukabumi, Kedaton, Rajabasa, TKB, Kemiling, Enggal, TKT, dan Labuharan.
"Beberapa bangunan ditemukan melanggar, dan di Labuhanratu sudah ada yang dibongkar oleh PU," ungkapnya.
Antoni mengatakan, salah satu penyebab banjir di Bandar Lampung adalah penyempitan sungai ataupun drainase dikarnakan bangunan ataupun rumah warga.
"Jadi harus dibongkar nanti camat dan lurah yang awasi," katanya.
Sementara itu Camat Wayhalim Darwono menjelaskan, kita melakukan penertiban tidak serta merta, tetapi sebelumnya diberikan imbauan.
"Seperti di jalan Panorama 1, ada rumah yang melanggar, kita kasih imbauan, akhirnya ngerti dan membongkar sendiri," katanya.
Menurutnya, Satgas selalu mengedepankan langkah persuasif dalam melakukan penertiban.
Banjir Bandar Lampung
susur sungai
rumah di atas sungai
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
