Rektor UIN Raden Intan: Kegiatan Ma’had Modal Penting untuk Masa Depan

Fi fita

Fi fita

Bandar lampung

12 Maret 2025 14:17 WIB
Daerah | Rilis ID
Rektor UIN RIL Prof H Wan Jamaluddin memberikan mauidhah hasanah di Asrama 2 Prasanti Ma’had Al-Jami’ah.  Foto: Ist
Rilis ID
Rektor UIN RIL Prof H Wan Jamaluddin memberikan mauidhah hasanah di Asrama 2 Prasanti Ma’had Al-Jami’ah. Foto: Ist

RILISID, Bandar lampung — Rektor Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) Prof H Wan Jamaluddin Z MAg PhD, memberikan mauidhah hasanah atau siraman rohani di Asrama 2 Prasanti Ma’had Al-Jami’ah pada Selasa (11/3/2025).

Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya memanfaatkan masa muda untuk menuntut ilmu dan menempa diri. Rektor mengingatkan para santri bahwa waktu adalah aset berharga yang tidak akan pernah kembali.

“Dalam sebuah riwayat yang disandarkan pada hadis Nabi, kita diajarkan untuk menjaga lima hal sebelum datangnya lima hal lainnya: masa muda sebelum tua, masa sehat sebelum sakit, masa senggang sebelum sibuk, masa kaya sebelum miskin, dan masa hidup sebelum mati,” ujar Rektor.

Dengan menanamkan kesadaran ini, ia berharap santri dapat lebih menghargai setiap kesempatan belajar dan beribadah.

Prof Wan juga berbagi pengalaman pribadinya semasa belajar di pesantren dan perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa hal-hal yang terasa sulit atau tidak menyenangkan dalam proses belajar bisa menjadi kunci keberhasilan di masa depan.

“Tidak ada kenikmatan kecuali setelah mengalami masa-masa berjuang,” pesannya kepada para mahasantri.

Menurutnya, berbagai kegiatan di Ma’had Al-Jami’ah bukan sekadar rutinitas, tetapi bekal berharga yang akan membentuk karakter dan membangun mental santri untuk menghadapi kehidupan di masa depan.

Ia juga menekankan pentingnya kesabaran dalam menuntut ilmu, karena perjalanan pendidikan tidak selalu mudah, tetapi penuh hikmah bagi mereka yang bersungguh-sungguh.

Selama berada di Ma’had, Rektor melaksanakan shalat Isya dan tarawih berjamaah bersama santri putra di mushola, yang kemudian ditutup dengan mauidhah hasanah. Setelah itu, ia melanjutkan kunjungan ke asrama putri untuk menyampaikan pesan dan motivasi yang sama.

Sementara itu, Mudir Ma’had Al-Jami’ah, Ust. Muhammad Nur MHum, menjelaskan, kegiatan Kampus Ramadhan (Karama) di Ma’had berlangsung setiap hari selama sekitar 20 hari di bulan Ramadhan.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Uin ril

universitas islam negeri lampung

mahasiswa uin ril

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya