Pujawali ke-80 Pura Jagat Kerthi Bhuana, Gubernur Apresiasi Semangat Umat Hindu Berperan Serta Membangun Lampung
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan SMK Mesin Pertanian di Desa Berawijaya, Lampung Timur. Sekolah ini diharapkan melahirkan mekanik alat pertanian yang selama ini minim padahal dibutuhkan petani di berbagai kabupaten.
Di sisi infrastruktur, Gubernur menargetkan perbaikan total jalan provinsi dapat tuntas pada 2027. Namun ia menegaskan persoalan kerusakan jalan desa juga harus diselesaikan, sehingga mulai tahun depan provinsi akan turut membantu kabupaten memperbaiki akses jalan di pedesaan.
Gubernur juga menyinggung potensi ekonomi dari sektor pariwisata. Menurutnya, Lampung tahun lalu didatangi 18 juta wisatawan domestik, sementara pada Juli 2025 jumlahnya sudah menembus 17 juta. Total kunjungan 2025 diperkirakan mencapai 28 juta orang dengan nilai ekonomi sekitar Rp50 triliun.
"Kalau SDM kita tidak siap, uang itu akan dinikmati SDM dari luar. Karena itu kita siapkan anak-anak muda umat Hindu agar menjadi tenaga pariwisata paling unggul di Indonesia," ujarnya.
Gubernur menegaskan pemerintah berkomitmen membangun ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Ia juga mengapresiasi kontribusi petani-petani Hindu, terutama dalam sektor singkong. Pada tahun mendatang, pemerintah merencanakan hilirisasi tapioka skala desa dengan melibatkan tokoh umat.
Sementara itu, Ketua PHDI Provinsi Lampung, I Nyoman Setiawan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran gubernur. Ia menjelaskan bahwa Pura Kahyangan Jagat Kerthi Bhuana telah berdiri sejak 1975 dan menjadi pusat kegiatan umat Hindu se-Lampung sejak ditetapkan sebagai Pura Jagatnata pada 1981.
Menurut Nyoman, pembangunan dan perawatan pura banyak dilakukan secara mandiri melalui iuran umat. Ia menyebut masyarakat Hindu Lampung telah berhasil mengumpulkan dana Rp1,7 miliar untuk memperbaiki sejumlah fasilitas, termasuk Padmasana yang sempat mengalami kemiringan.
"Namun aura kedatangan Bapak Gubernur jauh lebih besar pengaruhnya bagi umat. Terima kasih atas bantuan pemerintah berupa pagar keliling dan paving halaman pura," ujar Nyoman.
Ia mengatakan Pujawali ke-80 ini digelar dengan panitia dari komunitas Hindu etnis Jawa yang berasal dari Pringsewu, Pesawaran, dan Tanggamus. Setiap gelaran upacara biasanya dihadiri lebih dari 50.000 umat dan berlangsung hingga tengah malam.
Nyoman berharap dukungan pemerintah, terutama dalam hal pembinaan generasi muda dan pengembangan fasilitas keagamaan, dapat terus berlanjut.
Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal
Hindu
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
