Perekonomian Lampung Triwulan II 2025 Tumbuh 5,09 Persen, Terkuat Ketiga di Sumatera
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
"Dari sisi produksi, kami melihat Industri Pengolahan menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Lampung. Kenaikan ini dipengaruhi oleh produksi di sektor industri makanan dan minuman, yang juga berkorelasi dengan permintaan domestik yang meningkat," kata Ahmadriswan.
Sektor-sektor lain yang juga memberikan kontribusi signifikan, yaitu Jasa Lainnya (9,18%), Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (8,06%), Transportasi dan Pergudangan (7,52%), serta Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (7,34%).
Sementara itu, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tumbuh 1,88%, didorong oleh produksi komoditas tanaman pangan, perkebunan, dan perikanan.
Peningkatan mobilitas masyarakat akibat libur panjang dan realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) yang tumbuh 84,73% (y-on-y) turut menjadi faktor pendukung.
Dari sisi pengeluaran, Ekspor Barang dan Jasa menjadi komponen dengan pertumbuhan tertinggi, yaitu 7,50%. "Peningkatan ekspor, baik luar negeri maupun domestik, menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi dari sisi pengeluaran. Hal ini didorong oleh komoditas unggulan Lampung seperti lemak dan minyak hewan, serta kopi," lanjutnya.
Komponen lain yang memberikan sumbangan signifikan terhadap pertumbuhan adalah Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh 5,31% dan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) yang tumbuh 4,67%.
"Konsumsi rumah tangga tetap menjadi tulang punggung perekonomian Lampung, mendominasi 62,41% dari total PDRB. Peningkatan ini tidak terlepas dari peningkatan kebutuhan primer dan aktivitas pariwisata selama periode liburan," ungkap Ahmadriswan.
Meski pertumbuhan mayoritas positif, beberapa sektor mengalami kontraksi. Pengadaan Listrik dan Gas terkontraksi paling dalam sebesar 4,71% karena penurunan produksi gas kota.
Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) juga terkontraksi sebesar 2,13% sebagai dampak dari efisiensi belanja pemerintah.
Dibandingkan dengan Provinsi lain di Pulau Sumatera, Lampung menempati posisi ketiga dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi (5,09%) pada Triwulan II-2025, setelah Kepulauan Riau (7,14%) dan Sumatera Selatan (5,42%).
Pertumbuhan ekonomi
ekonomi Lampung
provinsi Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
