Pemprov Lampung Targetkan Penambahan 20 ribu Petani Tanam Jagung dan Padi Gogo
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Pemprov Lampung terus melakukan upaya peningkatan kesejahteraan petani. Salahsatunya yang tengah dilakukan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal dengan mengalihkan penanaman singkong ke jagung atau padi gogo.
Mengenai rencana ini, Pemprov Lampung berencana adanya peningkatan 20 ribu petani peralihan dari singkong ke jagung atau padi gogo dalam waktu dekat.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Elvira Umihanni pada Senin 15 September 2025 di Kantor Gubernur Lampung.
"Targetnya migrasi itu 20 ribu petani ya," kata Elvira.
Dia melanjutkan dalam waktu dekat Pemprov Lampung juga akan melakukan bimbingan teknis kepada petani sebagai modal migrasi tanaman yang akan dilakukan.
"Kalau dia (petani) diminta beralih ke jagung harus ada peningkatan kapasitasnya dulu. Kami sudah bersurat ke balai pelatihan pertanian, dan mereka bersedia mendukung pelatihan untuk penyuluh maupun petani," ucap Elvira.
Dia mengatakan hal ini terkait peralihan model tanam. Karena singkong memiliki masa tanam 10 bulan. Sementara untuk jagung dan padi gogo hanya 3 sampai 4 bulan.
"Tentu kan waktu pemeliharaan yang lebih intensif dibandingkan singkong yang bisa dipanen setelah 10 bulan. Hal ini membuat harus ada penyesuaian tidak hanya pola tanam juga kebutuhan permodalan petani pasti meningkat," tambahnya.
Selain itu untuk membantu petani dalam melakukan migrasi tanam, Pemprov Lampung juga memberikan kemudahan dalam Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus.
"Walaupun di lapangan petani ada juga yang sudah meminjam ke bank lain, Pak Gubernur mengarahkan agar Bank Lampung memberikan kemudahan bagi petani yang mau beralih," ujar Elvira. (*)
Singkong
jagung
padi gogo
kadis kptph Lampung
Elvira Umihanni
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
