Gebyar UMKM Ditutup, Ini Harapan Bunda Eva
Yudha Priyanda
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung (Balam) resmi menutup kegiatan Gebyar UMKM dengan tema “UMKM Naik Kelas” yang berlangsung selama tiga hari di GSG Graha Mandala Alam, Minggu (19/10/2025) malam.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi Pemkot bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Balam melalui program UMKM Mitra Adhyaksa (UMA), sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Walikota Balam Hj. Eva Dwiana berharap, kerja sama antara Pemkot dan Kejari dapat terus berlanjut untuk membangun kota yang lebih maju.
“Tidak hanya sampai sini saja, dan untuk pelaku UMKM semoga dapat terdorong serta termotivasi untuk terus berinovasi, sehingga hal itu dapat membangkitkan ekonomi kerakyatan,” kata Walikota.
“Bisa kita lihat sendiri hasil yang luar biasa dalam meningkatkan PAD, dan Alhamdulillah PAD Kota Balam terus maju dan sejahtera,” imbuh Bunda Eva sapaan akrab Walikota.
Sementara itu, Kajari Balsm Baharudin menjelaskan, pihaknya menghadirkan layanan pendampingan hukum gratis bagi para penggiat usaha melalui UMKM Mitra Adhyaksa (UMA).
“Pendamping hukum seperti dalam perizinan, sertifikat halal dan tentu pendamping dalam hal permodalan,” ucap Baharudin.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Kejari bersama Pemkot Balam juga menyerahkan bantuan perlengkapan usaha kepada 22 pelaku UMKM, serta 18 unit warung portabel atau gerobak usaha.
Selain itu, diserahkan pula 7 sertifikat halal dan 18 sertifikat merek dagang sebagai bagian dari percepatan legalitas usaha.
"Kegiatan ini bukan sekadar ajang pameran produk, tetapi juga momentum memperkuat kesadaran hukum dan kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, serta lembaga penegak hukum," pungkas Burhanudin. (*)
Bandar Lampung
Eva Dwiana
Walikota
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
