Pemkab Pesawaran Raih Penghargaan Nasional Perhutanan Sosial 2025
Paggy Fajar Dian Pratama
Pesawaran
Wakil Menteri Kehutanan RI, dr. Sulaiman Umar Siddiq, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi tertinggi dari Kementerian terhadap kerja keras berbagai pihak dalam menjaga kelestarian hutan dan mengembangkan usaha masyarakat berbasis kehutanan.
Menurut Sulaiman, perhutanan sosial adalah upaya strategis untuk meningkatkan kemandirian bangsa melalui pemanfaatan hutan guna ketahanan pangan, energi, dan air.
"Hingga saat ini, KLHK telah mendistribusikan lebih dari 8,3 juta hektare hutan dengan skema akses kelola perhutanan sosial, melibatkan sekitar 1,4 juta kepala keluarga dan terbentuk lebih dari 15 ribu KUPS di seluruh Indonesia," kata Sulaiman.
Sementara, Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona didampingi Kepala Bappeda dan Kepala Bagian Sumber Daya Alam, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan ini.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara masyarakat, kelompok tani hutan, dan pemerintah daerah yang konsisten menjaga kelestarian lingkungan.
“Penghargaan ini bukan hanya milik Pemerintah Kabupaten Pesawaran, tetapi juga seluruh masyarakat yang aktif menjaga hutan. Kami percaya bahwa hutan adalah warisan sekaligus sumber kehidupan yang harus dilestarikan untuk generasi mendatang,” kata Bupati Dendi.
Dendi mengatakan, bahwa prestasi ini mengukuhkan komitmen Pemkab Pesawaran dalam mempercepat pengelolaan perhutanan sosial sesuai amanah Perpres Nomor 28 Tahun 2023 serta mendorong sinergi bersama masyarakat, pendamping Kelompok Tani Hutan (KTH), dan KUPS untuk menjaga keberlanjutan hutan.
“Kami berkomitmen menjadikan perhutanan sosial sebagai pilar ekonomi masyarakat sekaligus benteng ekologi daerah,” tutup Bupati Dendi. (*)
Bupati Pesawaran
Dendi Ramadhona
Pesawaran
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
