Nilai Transaksi Kerjasama Lampung -Jateng Capai Rp833 Miliar
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengucapkan selamat datang kepada Bapak Gubernur Jawa Tengah beserta seluruh jajaran. "Semoga selama berada di Provinsi Lampung, Bapak Gubernur dan rombongan merasa nyaman, serta kunjungan ini memberikan kesan yang baik sekaligus manfaat nyata bagi kedua provinsi," ujar Gubernur Mirza.
Hubungan antara Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa Tengah, jelas Gubernur Mirza, telah terjalin sejak lama dan terus berkembang hingga saat ini. Kedekatan tersebut tidak hanya tercermin dalam kerja sama antarpemerintah daerah, tetapi juga dalam hubungan sosial dan kultural yang sangat kuat.
"Sejarah transmigrasi dan proses hidup bersama telah melahirkan generasi yang lahir, tumbuh, dan besar di Lampung, namun tetap membawa nilai-nilai budaya Jawa yang berpadu harmonis dengan kearifan lokal Lampung," ujarnya.
Setiap daerah memiliki peran strategisnya masing-masing. Jawa Tengah dikenal dengan kekuatan di sektor pangan, industri, serta kualitas sumber daya manusianya. Sementara itu, Lampung memiliki posisi strategis sebagai gerbang Pulau Sumatera dengan potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan. "Apabila potensi-potensi ini disinergikan, hasil yang dicapai tentu akan jauh lebih optimal dibandingkan jika berjalan sendiri-sendiri," jelas Gubernur Mirza.
"Sejumlah sektor strategis menjadi fokus bersama. Sejalan dengan arah pembangunan Provinsi Jawa Tengah, kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat rantai pasok antarwilayah, meningkatkan nilai tambah produk daerah, serta membuka peluang investasi yang saling menguntungkan bagi kedua provinsi," tambahnya.
Kerja sama antara Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa Tengah yang telah disepakati sebelumnya, menjadi pijakan yang kuat untuk melangkah lebih jauh. Mulai dari ketahanan pangan, investasi, pariwisata, industri, perdagangan, hingga penguatan koperasi dan UMKM, seluruhnya memiliki potensi besar untuk dikelola bersama.
Adapun nilai transaksi yang dihasilkan dari penandatanganan MoU dan PKS ini sebesar Rp 833 miliar.
"Ke depan, kami berharap Provinsi Lampung dan Provinsi Jawa Tengah terus saling menguatkan, menjaga peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional, serta mendorong pertumbuhan daerah yang inklusif dan berkelanjutan hingga ke pelosok desa," unar Gubernur Mirza.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa kolaborasi antar Pemerintah Daerah menjadi sebuah keniscayaan. "Pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan dukungan pemerintah pusat, tetapi juga harus diperkuat melalui kerja sama lintas provinsi, lintas kabupaten/kota, hingga ke tingkat desa," ujarnya.
Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal
gubernur jateng
kerjasama Lampung
jateng
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
