Nilai Transaksi Kerjasama Lampung -Jateng Capai Rp833 Miliar
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melakukan berbagai kolaborasi, baik dengan negara-negara sahabat seperti Belanda, Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Australia, Uni Eropa, hingga Uni Emirat Arab. Namun demikian, kerja sama di dalam negeri, khususnya antar Pemerintah Provinsi di seluruh Indonesia, memiliki arti yang tidak kalah penting.
"Oleh karena itu, kami mendorong model kolaborasi antar Gubernur berbasis business to business (B to B). Setiap daerah memiliki potensi unggulan masing-masing. Jawa Tengah memiliki kekuatan tertentu, Lampung memiliki keunggulan lain. Jika potensi tersebut dipadukan, maka akan tercipta ekosistem ekonomi baru yang saling menguntungkan," ucapnya.
"Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperkuat konektivitas ekonomi dengan Jawa Tengah. Kapan pun dibutuhkan, kami siap menerima kunjungan dan membangun kerja sama yang lebih intensif demi kepentingan masyarakat di kedua provinsi," tambahnya. (*)
Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal
gubernur jateng
kerjasama Lampung
jateng
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
