Libatkan Pasukan Katak, BBWS Mesuji Sekampung Selamatkan 1.800 Warga Pulau Pisang dari Krisis Air Bersih
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Krisis air bersih yang melanda Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, akhirnya berhasil diatasi.
Respons cepat ditunjukkan Tim Operasi dan Pemeliharaan (OP-2) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung yang bergerak menangani terputusnya pipa jalur laut sepanjang 2,4 kilometer dari daratan Sumatera.
Kerusakan pipa bawah laut tersebut menyebabkan distribusi air bersih ke enam pekon di Pulau Pisang terganggu.
Sedikitnya sekitar 1.800 jiwa terdampak dan mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Menanggapi kondisi itu, BBWS Mesuji Sekampung langsung mengerahkan tim teknis ke lokasi dan bekerja selama 4 hari, mulai 19 sampai 22 Februari 2026.
Penanganan dipimpin langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan, MF Yuniar.
Proses perbaikan juga melibatkan tim penyelam profesional dari Jakarta, yaitu personel Pasukan Katak TNI Angkatan Laut yang memiliki keahlian dalam pekerjaan bawah laut.
MF Yuniar mengatakan medan pekerjaan yang berada di dasar laut tentu bukan perkara mudah.
“Namun berkat koordinasi intensif dan kerja cepat di lapangan, dalam waktu empat hari seluruh jalur pipa yang terputus berhasil diperbaiki dan kembali berfungsi normal,” ujarnya kepada Rilis.id, Minggu (22/2/2026).
Pipa bawah laut
BBWS Mesuji Sekampung
OP 2 BBWS MS
pasukan kayak
TNI AL
perbaikan Pipa air
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
