Lampung Dinilai Cocok Jadi Proyek Percontohan Pertanian Modern di Indonesia

Rimadani Eka Mareta

Rimadani Eka Mareta

Bandarlampung

27 April 2025 19:31 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Foto IST
Rilis ID
Foto IST

RILISID, Bandarlampung — Provinsi Lampung dinilai sangat ideal untuk dijadikan proyek percontohan pertanian modern di Indonesia.

Penilaian ini mencuat dalam pertemuan antara Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Mr. Wang Baoan dan Li Zhonyi dari POLY Tainuo (Shenzhen) Energy and Poly Power Service Co., Ltd., dari POLY Group salah satu perusahaan BUMN terbesar di China yg mempunyai lebih dari 2000 anak perusahaan yg bergerak di berbagai sektor.

Pertemuan tersebut berlangsung di Mahan Agung, rumah dinas Gubernur Lampung, Sabtu (26/4/2025).

Pertemuan ini juga dihadiri Ketua Apindo Provinsi Lampung Ary Mezari Alfian, S.E., MBA, bersama Dr. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., dari Yayasan Alfian Husin.

Momentum ini menjadi bagian dari upaya strategis memperkuat kerja sama antara Provinsi Lampung dan Provinsi Shandong, Tiongkok, khususnya di bidang investasi, perdagangan, pertanian, pelabuhan, teknologi digital, industri hilirisasi, dan energi terbarukan serta pariwisata.

Dalam pertemuan tersebut, Mr. Wang menyampaikan ketertarikannya yang tinggi terhadap potensi pertanian di Lampung.

Ia bahkan telah melakukan survei langsung ke lahan pertanian di Tanjungbintang seluas 200–300 hektare dan menilai kawasan itu sangat potensial untuk dijadikan proyek percontohan pertanian berbasis teknologi canggih atau disebut Smart Farming sebagai uji coba dan ditargetkan sampai dengan seluas 10.000 Ha.

Ia menambahkan bahwa kerja sama strategis ini dapat membuka akses pasar yang lebih luas ke Tiongkok serta menjadikan Lampung sebagai pusat investasi pertanian yang menjanjikan. Bahkan, proyek ini disebut-sebut dapat menjadi embrio kawasan industri baru sekaligus memperkuat infrastruktur modern di wilayah tersebut.

“Lampung memiliki kekuatan besar, baik dari sisi darat maupun laut. Teknologi pertanian di Shandong mampu menghasilkan tiga kali panen dalam setahun dengan produktivitas tinggi. Kami ingin menghadirkan sistem ini ke Lampung sebagai kontribusi terhadap ketahanan pangan Indonesia,” ujar Mr. Wang, sebagaimana diterjemahkan oleh Tata Indra dan Rudi Setiawan, pengusaha dan juga pengurus Apindo Lampung.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., menyambut positif kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa Lampung memiliki banyak keunggulan sektor pertanian, termasuk sebagai penghasil udang terbaik di Indonesia serta sebagai salah satu pemasok utama nasional baik beras, jagung, ubi kayu dll.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Rimadani Eka Mareta
Tag :

Gubernur Lampung

Rahmat Mirzani Djausal

pertanian

APINDO Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya