Pemkab Lambar Gulirkan Beasiswa Kedokteran hingga Bahasa Lampung
Arya Besari
Lampung Barat
Parosil mengatakan program tersebut dirancang untuk melahirkan generasi muda Lampung Barat yang memiliki kompetensi di berbagai bidang strategis yang dibutuhkan daerah.
“Anak-anak kita nanti yang akan membangun Lampung Barat ke depan. Mereka harus memiliki gagasan, keterampilan, dan pengetahuan agar mampu memajukan daerah ini,” katanya.
Selain penguatan pendidikan akademik, pemerintah daerah juga memberi perhatian terhadap pelestarian budaya lokal melalui program beasiswa seni budaya dan Bahasa Lampung.
Menurut Parosil, bahasa daerah merupakan bagian dari identitas budaya yang perlu dijaga oleh generasi muda di tengah arus globalisasi.
“Bahasa daerah kita mulai sedikit luntur. Melalui program ini kita berharap bahasa Lampung tetap terjaga dan bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Di sektor kesehatan, Pemkab Lambar juga menyiapkan program beasiswa kedokteran untuk mengatasi keterbatasan tenaga medis di daerah.
Para penerima beasiswa nantinya akan ditempatkan di berbagai fasilitas kesehatan, termasuk di RSUD Alimuddin Umar serta sejumlah puskesmas di Lambar.
Parosil menegaskan setiap penerima beasiswa kedokteran memiliki kewajiban untuk mengabdi di Lambar selama lima tahun setelah menyelesaikan pendidikan.
Dia berharap program beasiswa tersebut dapat dimanfaatkan oleh generasi muda Lampung Barat yang memiliki cita-cita untuk menempuh pendidikan tinggi.
“Untuk teman-teman yang punya mimpi menjadi dokter atau menempuh pendidikan tinggi lainnya, jangan takut bermimpi. Pemerintah daerah sudah membuka jalan melalui berbagai program beasiswa,” ujarnya. (*)
PemkabLampungBarat
BeasiswaKedokteran
LampungBarat
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
