Ada Kakek Umur 93 Tahun Hidup Sebatang Kara di Lamsel, AKBP Yusriandi Yusrin: Tahu dari WhatsApp
Agus Pamintaher
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Melihat kondisi kehidupan Sokim (93) dari unggahan video berdurasi dua menit melalui pesan WhatsApp, membuat Kapolres Lampung Selatan (Lamsel) AKBP Yusriandi Yusrin tergerak hatinya.
Ia langsung mencari informasi keberadaan kakek yang hidup sebatang kara melalui jajarannya dan langsung melakukan kunjungan, Sabtu (14/3/2025).
Setibanya di rumah yang tidak layak huni berukuran 4x5 meter persegi di Dusun 10 Sumberjaya, Desa Karangsari, Kecamatan Ketapang, terlihat kondisinya sangat memprihatinkan.
Ditambah lagi, tanpa ada aliran listrik, dan hanya mengandalkan lampu sumbu untuk penerangan di malam hari.
Setiap hari, Sokim tidur di atas kayu beralaskan tikar lusuh, tanpa kasur, dan berbagi tempat dengan ayam peliharaannya.
Jika hujan turun, air masuk ke dalam rumah, karena atap dan dindingnya sudah bocor.
Untuk bertahan hidup, Sokim hanya mengandalkan bantuan makanan dari warga sekitar, bahkan terkadang ia harus mengawetkan makanan hingga tiga hari agar bisa bertahan lebih lama.
Kapolres mengatakan, kunjungan ke rumah Sokim merupakan bagian dari program berbagi berkah Ramadan dan bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu selama bulan suci ini.
Kunjungan ini juga menjadi momentum bagi kepolisian untuk melihat lebih dekat realitas kehidupan masyarakat yang tinggal di pelosok desa.
Selain memberikan bantuan kepada Sokim, Kapolres juga menyerahkan paket sembako kepada beberapa janda tua di Dusun Sumberjaya.
Kakek umur 93 tahun
hidup sebatang kara
Polres Lamsel
AKBP Yusriandi Yusrin
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
