Hujan Diprediksi Masih Lama, Petani Singkong Urung Tanam Bibit
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Musim kemarau di Kabupaten Mesuji diprediksi masih akan terus berlangsung hingga pekan terakhir September 2024 ini.
Pasalnya sampai hari ini, Minggu (08/09/2024), hujan tidak kunjung turun di Bumi Ragab Begawe Caram tersebut.
"Kalau dari awal Agustus kemarin, cuma dua kali turun hujan. Di minggu pertama, sampai sekarang belum sama sekali hujan," ujar Seno, (49) warga Jaya sakti, Kecamatan Simpang Pematang.
Ia sempat terkecoh saat hujan turun pada pekan pertama Bulan Agustus lalu. Karena, begitu turun hujan, ia dan beberapa petani lainnya langsung tanam singkong.
Akibatnya, kata dia, saat ini kondisi bonggol singkong yang ditanam mengering karena tidak terkena hujan sama sekali.
"Malah batang singkong sudah kayak patok mini buat Agustusan ini," keluhnya.
Dengan kondisi itu sebenarnya ia dan rekan-rekan petani lainnya akan menanam ulang bibit singkong di kebun masing-masing.
Namun, hal itu mereka urungkan karena melihat prediksi BMKG akhir September 2024 akan turun hujan.
"Jadi kita nunggu aja ini, kalau pas hujan deres sudah turun lebih dari dua kali, baru langsung tanam ulang bibit baru," katanya.
Karena, jelas Seno, jika bibit ubi kayu yang sempat ditanam tetap dibiarkan akan berpengaruh pada umbi nya.
Musim kemarau
petani singkong
Kabupaten Mesuji
belum tanam bibit
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
