Dorong Pemerataan Kualitas Guru, Pemprov Lampung Gelar UKG
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi menggelar Uji Kompetensi Guru (UKG) setelah terakhir kali dilaksanakan sepuluh tahun lalu.
Kegiatan ini berlangsung di dua titik, yakni SMAN 9 dan SMAN 5 Bandar Lampung, pada Sabtu 18 Oktober 2025.
Sebanyak 2.674 guru dari sekolah SMA/SMK/SLB se-Bandar Lampung dan 35 SMA unggul se-Lampung mengikuti UKG hari ini. Jumlah tersebut merupakan bagian dari 14.398 total guru se-Lampung yang akan menjalani uji kompetensi secara bertahap.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan bahwa pelaksanaan UKG ini merupakan langkah awal Pemprov dalam memetakan kualitas guru di Lampung.
“Ini sesuai dengan komitmen Pemprov Lampung. Kami akan fokus meningkatkan sumber daya manusia dalam menunjang Indonesia Emas 2045. Kualitas SDM dimulai dari SMA dan SMK yang ada sekarang,” ujar Mirza saat meninjau pelaksanaan UKG di SMAN 9 Bandar Lampung.
Menurut Mirza, peningkatan kompetensi guru menjadi kunci utama dalam mendongkrak daya saing pelajar di Lampung.
"Kalau kita ingin meningkatkan daya saing anak-anak, maka kualitas gurunya harus kuat. Karena kualitas anak-anak ini ditentukan oleh kualitas guru-gurunya. Jadi alat ungkitnya adalah guru,” tegasnya.
Mirza menjelaskan, penyelenggaraan UKG kali ini juga menjadi sarana pemetaan awal potensi guru di Lampung, setelah terakhir digelar pada 2015.
"Kita perlu peta yang lebih akurat. Selama ini data siswa sudah kita miliki, seperti angka partisipasi kasar dan sebagainya. Nah sekarang, kita ingin tahu kondisi gurunya. Dari situ, baru bisa kita tentukan treatment atau langkah-langkah peningkatannya,” tambahnya.
Pemprov Lampung menargetkan pemerataan kualitas dan kompetensi guru di seluruh kabupaten/kota.
Gubernur Lampung
Rahmat Mirzani Djausal
Gubernur Mirza
UKG
uji komptensi guru
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
