DLH Lampung Selatan Optimis Target PAD Sampah Rp3 Miliar Tahun 2026 Tercapai Lewat Pembenahan
Ahmad Kurdy
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Selatan tetap mematok target tinggi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor sampah di tahun 2026.
Meski didera persoalan klasik berupa kerusakan armada dan pemangkasan anggaran, Kepala Dinas DLH Lampung Selatan Yespi Cory menyatakan komitmennya untuk melakukan pembenahan total.
Untuk tahun 2026, DLH Lampung Selatan menargetkan capaian PAD sebesar Rp3 miliar.
Angka ini tergolong ambisius mengingat pada tahun 2025, realisasi PAD hanya menyentuh angka sekitar 60 persen dari target yang sama.
Yespi Cory yang baru menjabat sebagai kepala DLH kurang lebih 1 bulan itu tidak menampik bahwa kondisi lapangan saat ini cukup berat.
Dari belasan unit kendaraan pengangkut sampah yang dimiliki, hanya sebagian kecil yang berada dalam kondisi prima.
"Armada kita totalnya hanya 15 unit, dan yang benar-benar layak beroperasi hanya 5 kendaraan. Namun, di tahun ini ada pengadaan satu unit truk tambahan untuk memperkuat daya angkut kita," ujar Yespi kepada Rilis.id Lampung, Kamis (12/02/26).
Persoalan tidak berhenti di kendaraan angkutan, tetapi alat berat yang menjadi tulang punggung pengelolaan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) juga mengalami kendala serius.
Dua ekskavator di TPA Natar dilaporkan rusak berat dan hingga kini belum diperbaiki.
Kondisi ini diperparah dengan adanya pemangkasan anggaran operasional.
DLH Lampung Selatan
Yespi Cory
Sampah
PAD
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
