Demo di Depan Kantor Bupati Lamsel, Ini Tuntutan Buruh PT San Xiong Steel Indonesia
Ahmad Kurdy
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Puluhan buruh PT San Xiong Steel Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Senin (19/5/2025).
Mereka menuntut kejelasan hak-hak normatif yang belum dipenuhi oleh pihak manajemen perusahaan, termasuk gaji bulan April 2025 dan iuran BPJS yang belum dibayarkan.
Para buruh menyampaikan empat poin utama tuntutan mereka yakni mendesak manajemen PT San Xiong Steel Indonesia segera membayarkan upah bulan April 2025 yang seharusnya dibayarkan paling lambat setiap tanggal 7 tiap bulannya.
Para buruh meminta pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan yang hingga kini belum dilakukan, meski pemotongan gaji untuk iuran tersebut masih terus berlangsung, akibatnya, sejak 2 Mei 2025 status kepesertaan pekerja sudah tidak aktif.
Mereka juga meminta agar manajemen segera memberikan hak-hak pekerja yang sudah mengundurkan diri, berupa kartu JHT, surat paklaring, dan uang penggantian hak lainnya.
Terakhir, para buruh meminta kejelasan status hubungan kerja mereka dengan perusahaan.
Koordinator Lapangan aksi Iwan Tulus menyampaikan, demo ini merupakan bentuk kekecewaan para pekerja terhadap manajemen perusahaan yang dinilai tidak transparan dan tidak bertanggung jawab atas hak-hak pekerja.
"Kami sudah berusaha menyampaikan keluhan secara internal, tapi tidak pernah direspons serius. Ini soal hak dasar pekerja. Kalau gaji dan BPJS saja tidak dipenuhi, bagaimana kami bisa hidup layak," tegas Iwan.
Pihak pekerja PT San Xiong Stell menerangkan jumlah pekerja yang belum dibayarkan gajinya sebanyak 350 orang.
Usai berunjuk rasa, perwakilan pengunjuk rasa diterima untuk beraudiensi dengan Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama. (*)
PT. San Xiong Stell
Lampung Selatan
Buruh
Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
