Bupati Riyanto Belajar Tata Kelola di National University of Singapore
Yuda Haryono
Pringsewu
RILISID, Pringsewu — Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengikuti program pembelajaran Governance, Leadership, and Accountability: Singapore's Experience di National University of Singapore (NUS).
Melalui kegiatan ini, berbagai praktik baik tata kelola pemerintahan Singapura dipelajari untuk dapat diterapkan dalam peningkatan pelayanan publik di Bumi Jejama Secancanan.
Di lansir dari akun media sosial Riyanto, banyak hal yang relevan untuk diterapkan di daerah, mulai dari transparansi, integritas, hingga penguatan sistem birokrasi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Di tengah padatnya agenda Lemhannas di Singapura, ia menyempatkan diri untuk berziarah ke Makam Habib Noh bin Muhammad Al-Habsyi, salah satu ulama dan wali besar yang sangat dihormati di negeri tersebut.
“Ziarah subuh di kompleks Masjid Haji Muhammad Salleh ini menjadi momen perenungan di tengah kesibukan, meski area makam sedang dalam proses diusulkan,” tulisnya.
Riyanto menyebut, sosok Habib Noh adalah teladan kerendahan hati dan pengabdian tanpa pamrih.
Nilai-nilai tersebut, tegasnya, penting untuk dijadikan pegangan dalam memimpin agar Pringsewu maju tidak hanya dari sisi pembangunan, tetapi juga dari aspek spiritual dan akhlak mulia.
Selain mengikuti program pembelajaran dan berziarah, Bupati Pringsewu juga berkesempatan bertemu dengan beberapa warga asal Pringsewu yang bekerja di Singapura.
Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mendengar langsung kondisi serta harapan para perantau. (*)
Pringsewu
Bupati Pringsewu
lemhannas
Singapore
NUS
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
